10.5.11

Senyum :)


Senyum merupakan ekspresi seseorang yang timbul dari perasaannya. Senyum mengandung banyak arti. Senyum juga merupakan suatu cara untuk menyampaikan pesan tanpa mengeluarkan kata-kata. Klw kata abang2 Raihan ‘Senyum lah sedekah yang paling mudah,…senyum penawar duka’. Eh…tapi senyumnya jangan lebar2, bukan senyum lagi itu namanya, hihi.

Ada juga nasihat tentang senyum, bahwa kita jangan menyalahgunakan senyuman, maksudnya kita jangan menggunakan senyuman untuk tujuan yg mengandung mudhorot (tak perlu diberi contoh, saya rasa kalian bisa mengerti ^^)

Senyum itu mengandung kesahajaan, tidak menunjukkan sesuatu dgn berlebihan. Contohnya seperti orang yang sedang senang perasaannya, maka dengan senyum saja ia tdk terlihat lebay alias hebring.

Lebay itu sama dengan ‘berlebihan’
Hebring itu sama dengan ‘heboh’  ^^

Lalu, contoh lainnya, seperti org yg sedang pilu gundah gulana sedu sedan nan teriris hatinya *waduh kasihan* dengan terSenyum maka ia justru akan lebih tegar dan kuat. Karena percaya tdk percaya senyum itu dpt memberikan energi positif. 

Selanjutnya…, apa alasan seseorang untuk terus terSenyum di momen2/situasi tertentu??!

Karena senyum itu perbuatan baik yg mudah untuk dilakukan, maka bagaimanapun perasaan kita, bagaimanapun keadaan kita, baik senang ataupun susah, kita masih bisa menebar senyum kepada orang2 di sekeliling. Tapi klw bisa jangan senyum di tempat sepi yg tak ada satu orang pun di sana, nanti khawatir dikira gila atau kelainan, halah halah………




Berikut saya sebutkan sebuah arti dari senyuman yang menawan, yang tak mengandung mudhorot insyaAllah, yang mengandung kebaikan dan memberi kebaikan.

©       Orang terSenyum karena memang hatinya sedang berbunga-bunga bagai menari di taman bunga *ciahh. Ekspresi seperti ini umum dan wajar karena isi hatinya positif maka keluarnya pun juga positif, yaitu dengan senyuman.

©       Tersenyum karena tujuan menutupi duka di hati. Hati yang begitu dalam tak dapat terjangkau oleh indera, maka senyum dapat dijadikan senjata untuk menyamarkan status hati yang sedang tdk karuan itu. Senyum di sini menunjukkan ketabahan dan ketegaran org tersebut karena ia mampu tersenyum di saat hatinya pilu sekalipun. Hati menangis, namun bibir tersenyum.

©       Tersenyum yang betujuan untuk memberikan energi positif. Dengan terSenyum di hadapan orang, maka secara otomatis orang yg ada di hadapan kita akan ikut tersenyum dengan maksud membalas. (tapi klw hal ini tdk terjadi janganlah kecewa kawan, percayalah…, malaikat2 di sekeliling kita akan ikut tersenyum ;} )

©       Tersenyum karena sedang dihadapkan kepadanya sesuatu yg mengagumkan. Ibarat seorang lelaki/perempuan yg sedang berjumpa dengan lawan jenisnya yg ia kagumi, atau ketika kita melihat sesuatu ciptaan Tuhan lainnya yg membuat kita berucap ‘subhanallah’, maka secara otomatis pula kita akan terSenyum sebagai ucapan rasa syukur.

©       Tersenyum untuk menutupi rasa benci/ kurang respect kepada orang lain. Menurut saya hal ini dapat dinilai positif, karena dengan kita tersenyum dengan musuh/org yang kurang menyenangi kita, maka secara tidak sengaja dan secara perlahan rasa benci di antara orang2 ini akan luntur dan mungkin berangsur-angsur dapat membaik.

Karena senyum itu adalah perilaku yang terpuji, mudah dilakukan, dan disenangi setiap orang, maka berusahalah untuk tetap tersenyum di setiap situasi dan kepada siapapun. Orang Indonesia terkenal berjiwa sosial tinggi itu pun karena mereka, kita, suka tersenyum meski kepada orang yang sebelumnya sama sekali tak dikenal.

Maka senyumlah kepada semua orang,, tapi hatimu jangan. *eaaa :D

4.5.11

yakinkan aku Tuhan....


ku pastikan….,
tak ada yang ku sesali atas segala yang telah terjadi
inginku, pintaku, bahkan impianku
segala yang terlewat,yang kandas, bahkan yg tak sampai sekalipun
rasa sakit ataupun kecewa ku mengerti semua merasakan
ku yakinkan….,
tak semua asa manusia didekatkan Tuhan,
namun Dia lebih mengerti segala kebaikan
dan selalu ku yakinkan…,
denah hidupku telah di tentukan di Lauhil mahfuz-Nya
tak bisa diprotes, tak perlu ditawar, karena semua adalah kebaikan
hanya manusia diberikan tempat yang leluasa, untuk memilih,
memilih atas akal dan imannya, dengan caranya sendiri

Bagaimana ku memandang cara Tuhan membimbingku!
ku pastikan….,
Ia selalu memberi, dengan tempat dan waktu yang berbeda,…
namun maksud kami, aku dan Tuhanku, sama
di kala Ia tak menyetujui anganku, namun ku yakinkan,…
bahwa Ia Maha Tahu atas keangkuhan yang akan mendekatiku,
Ia Maha Melihat atas keburukan pada jalan yang ingin ku daki
Ia Maha Mengetahui atas segala perubahan yang akan terjadi

ku yakinkan….,
Tuhanku berkata, “hidupmu milik-Ku”
seketika itu ku sadarkan,…
bahwa langit bumi alam semesta bergerak pun atas kuasaNya
dan sekali lagi ku pastikan,…
manusia hanya memilih, namun Tuhan lebih Tahu
maka, mintalah pengetahuan dari-Nya
dan Ia akan memberikan itu, jika kita berbaik hati

kadang ku berpikir,….
mengapa Tuhan tak memberikan petunjuk saja tanpa memberikan pilihan
sejenak ku bayangkan,…
jika itu terjadi, maka semua akan meninggalkan-Nya,…
karena sudah tak ada lagi yang perlu diminta, …
tak ada lagi yg perlu dikembalikan
itulah cara Tuhan membuat manusianya mendekati-Nya
cara-Nya yang membuat kita selalu menagih dan kembali
sebab manusia selalu butuh pertolongan, karena kita tak pernah tahu

aku hanya ingin Kau tahu, Tuhan….
bahwa ku selalu ingin mencintai-Mu melebihi impianku,
melebihi ujian yang Kau berikan, melebihi rasa sakit dan kecewa padaku
dengan begitu, ku tak lagi memiliki kepahitan dalam hidup
membuatku selalu tersenyum karena selalu mengingat-Mu J